Skip ke Konten

Manajemen Kinerja

Penulis: Susanto (SUS)Peresensi Buku: Sirajuddin (Pustakawan Madya)

Judul Buku : Manajemen Kinerja

Pengarang : Susanto (SUS)

Penerbit : Bumi Aksara, Jakarta

Tahun Terbit : 2024

Edisi : Cetakan 1

ISBN : 978-623-328-933-7

No. Panggil : 658.312 SUS m

Subjek : Manajemen

Klasifikasi DDC : 658.312

Sasaran Pembaca : Mahasiswa dan praktisi Prodi PAI, Ekonomi, dan Hukum

  1. Pendahuluan

Di tengah tuntutan organisasi modern yang semakin kompleks, manajemen kinerja menjadi instrumen strategis untuk memastikan bahwa tujuan individu selaras dengan tujuan organisasi. Buku Manajemen Kinerja terbitan Bumi Aksara ini hadir sebagai referensi mutakhir yang membahas konsep, proses, serta implementasi manajemen kinerja secara sistematis dan aplikatif.

Buku ini relevan tidak hanya bagi mahasiswa manajemen, tetapi juga bagi praktisi pendidikan, ekonomi, dan hukum yang terlibat dalam pengelolaan sumber daya manusia dan kinerja organisasi.


B. Isi dan Pembahasan

Buku ini mengupas manajemen kinerja sebagai proses berkelanjutan, bukan sekadar penilaian tahunan. Pembaca diajak memahami bahwa kinerja merupakan hasil dari kombinasi perencanaan, pelaksanaan, pemantauan, evaluasi, dan perbaikan berkelanjutan.

Penulis menekankan pentingnya:

  1. Penetapan indikator kinerja yang terukur dan realistis
  2. Keterkaitan antara kinerja individu dan strategi organisasi
  3. Peran kepemimpinan dalam membangun budaya kinerja
  4. Umpan balik (feedback) sebagai alat pengembangan, bukan sekadar kontrol

Pendekatan ini sejalan dengan pemikiran Michael Armstrong (2006) yang menyatakan bahwa performance management is a continuous process of improving performance by setting individual and team goals aligned to the strategic goals of the organization.


C. Penguatan Teoritis fakar

Beberapa gagasan dalam buku ini diperkuat oleh teori dan pandangan para pakar, antara lain:

  1. Armstrong & Baron (1998)
    Menegaskan bahwa manajemen kinerja bukan hanya sistem penilaian, melainkan kerangka kerja terpadu untuk meningkatkan efektivitas organisasi melalui pengembangan SDM.
  2. Robert S. Kaplan & David P. Norton (1996)
    Melalui konsep Balanced Scorecard, mereka menekankan bahwa kinerja harus diukur tidak hanya dari aspek keuangan, tetapi juga proses internal, pembelajaran, dan kepuasan pemangku kepentingan—sebuah pendekatan yang relevan dengan isi buku ini.
  3. Aguinis (2013)
    Menggarisbawahi bahwa manajemen kinerja yang efektif harus berorientasi pada pengembangan (development-oriented), selaras dengan penekanan penulis terhadap coaching dan feedback berkelanjutan.

Dengan demikian, buku ini berdiri di atas fondasi teori yang kuat sekaligus kontekstual dengan praktik organisasi di Indonesia.


D. Kelebihan Buku

  1. Bahasa relatif lugas dan mudah dipahami
  2. Relevan untuk lintas disiplin (PAI, Ekonomi, Hukum)
  3. Menjembatani teori dan praktik manajemen kinerja
  4. Cocok sebagai buku ajar maupun referensi praktis


E. Keterbatasan Buku

Studi kasus masih dapat diperkaya dengan contoh sektor publik dan pendidikan

Pembahasan teknologi kinerja digital (HR analytics, e-performance) masih terbatas


Kesimpulan

Buku Manajemen Kinerja merupakan referensi penting bagi siapa saja yang ingin memahami bagaimana kinerja individu dan organisasi dapat dikelola secara sistematis, adil, dan berorientasi pada perbaikan berkelanjutan. Dengan dukungan teori para pakar dan pendekatan aplikatif, buku ini layak dijadikan koleksi inti perpustakaan perguruan tinggi dan bahan diskusi dalam kegiatan bedah buku.

temukan di opac

di dalam Resensi
Beragama Dengan Akal Sehat
Penulis: Agus Mustofa